Fiuh... akhirnya... bakal masuk sekolah lagi. Kali ini lebih serius dibanding setahun lalu, walaupun tahun lalu itu juga serius di kursus Bahasa Norwegia. Karena dengan bekal dari kelas bahasa itulah saya bisa sampai di kelas yang baru ini.
Jadi ceritanya, selama setahun ke depan saya akan belajar soal pendidikan. Ini merupakan perlengkapan bagi sarjana dari berbagai bidang yang ingin mengajar di sekolah alias menjadi guru. Seperti di Indonesia dulu ada satu semester kuliah Akta 4 untuk mendapatkan akta mengajar, di sini ada yang namanya Praktisk Pedagogisk Utdanning. Jurusan yang dibuka juga cukup luas, jadi pilihannya sangat banyak. Termasuk jurusan matematika yang saya ambil.
Hal yang paling menakutkan saya adalah BAHASANYA. Pendidikan akan diberikan dalam bahasa Norwegia dan akan ada praktek mengajar di sekolah juga. Duuuh... nggak kebayang banget gimana-gimananya nanti. Butuh tekad yang sangat kuat alias super nekad untuk menjalaninya. Demi cita-cita di masa depan, saya berdoa dan berusaha untuk tetap melangkah ke sana. Jadi mungkin saya ini termasuk orang nekad?
Sebagai langkah awal, kemarin pagi saya datang ke hotel tempat bekerja selama setahun ini. Berpamitan. Saya katakan apa adanya bahwa saya ketakutan dalam hal bahasa. Ini adalah sesuatu yang baru. Matematika sendiri adalah satu hal. Mengajar matematika di kelas adalah hal lain. Dan mengajarnya dengan bahasa baru, adalah hal lain lagi. Terlalu berat buat saya.
Tapi biar bagaimanapun mengerikannya, kita tidak akan pernah tahu seperti apa jika tidak menjalaninya kan? Jadi ya saya maju saja, dan percaya bahwa Tuhan akan menolong jika rencana ini dipandangNya baik. Yang pasti saya syukuri, hidup setahun ke depan sudah jelas akan akan terisi.
Jadi ceritanya, selama setahun ke depan saya akan belajar soal pendidikan. Ini merupakan perlengkapan bagi sarjana dari berbagai bidang yang ingin mengajar di sekolah alias menjadi guru. Seperti di Indonesia dulu ada satu semester kuliah Akta 4 untuk mendapatkan akta mengajar, di sini ada yang namanya Praktisk Pedagogisk Utdanning. Jurusan yang dibuka juga cukup luas, jadi pilihannya sangat banyak. Termasuk jurusan matematika yang saya ambil.
Hal yang paling menakutkan saya adalah BAHASANYA. Pendidikan akan diberikan dalam bahasa Norwegia dan akan ada praktek mengajar di sekolah juga. Duuuh... nggak kebayang banget gimana-gimananya nanti. Butuh tekad yang sangat kuat alias super nekad untuk menjalaninya. Demi cita-cita di masa depan, saya berdoa dan berusaha untuk tetap melangkah ke sana. Jadi mungkin saya ini termasuk orang nekad?
Sebagai langkah awal, kemarin pagi saya datang ke hotel tempat bekerja selama setahun ini. Berpamitan. Saya katakan apa adanya bahwa saya ketakutan dalam hal bahasa. Ini adalah sesuatu yang baru. Matematika sendiri adalah satu hal. Mengajar matematika di kelas adalah hal lain. Dan mengajarnya dengan bahasa baru, adalah hal lain lagi. Terlalu berat buat saya.
Tapi biar bagaimanapun mengerikannya, kita tidak akan pernah tahu seperti apa jika tidak menjalaninya kan? Jadi ya saya maju saja, dan percaya bahwa Tuhan akan menolong jika rencana ini dipandangNya baik. Yang pasti saya syukuri, hidup setahun ke depan sudah jelas akan akan terisi.
wow., ternyata kak Rosa punya rasa takut juga..
ReplyDeletehehehe..
SEMANGAT!
btw., kapan nich bikin blog versi bahasa Norwaynya?
Takut Rian, takuuuuttt...
Delete