Pengen sekolah di Trondheim, haruskah belajar Bahasa Norwegia? Jika Anda cukup beruntung bisa mendapatkan tempat di program internasional, maka Bahasa Inggris sudah cukup. Tetapi jika Anda bernasib agak 'malang' seperti saya ini, yang nggak masuk-masuk juga, apa salahnya melihat alternatif studi dalam bahasa setempat. Untuk itu perlu sertifikat tanda lulus belajar bahasa. Setidaknya ada 2 jalur yang saya tahu bisa ditempuh untuk memenuhi persyaratan.
Jalur pertama: kursus di universitas sampai dengan lulus level 3.
Jalur ke dua: belajar di mana saja asalkan bisa lulus dari Bergentest (semacam TOEFL untuk Bahasa Norwegia)
Berikut ini adalah sekilas perbedaannya. Saya bilang sekilas karena tidak semua detilnya saya tahu. Ini juga hasil mengumpulkan informasi dari sana-sini dan hanya Trondheim pula.
Jalur Universitas
Yang dimaksudkan universitas di sini adalah universitas negeri. Di Trondheim, yang menyelenggarakan kursus bahasa seperti ini adalah NTNU. Jadwal kursus diadakan persis sama dengan jadwal kuliah mahasiswa. Tujuan utama mereka menyelenggarakan kursus ini adalah untuk memperlengkapi para karyawan, misalnya para pengajar asing yang akan mengajar di tingkat S1 sebab kuliah S1 diadakan dalam bahasa pengantar Norwegia.
Selain untuk para karyawan, universitas juga menyediakan tempat untuk mahasiswa asing jika berminat. Tentu saja ini tidak wajib, tapi sayang untuk dilewatkan. Selain itu juga, diberikan kesempatan kepada yang lain di luar universitas. Contohnya ya saya ini. Karyawan bukan, mahasiswa juga bukan. Saya mau kursus di situ soalnya lebih murah daripada sekolah lain, itu alasan pertama hehe. Tidak ada biaya kursus, cukup dengan membayar semester fee sebesar 450 NOK saja kita bisa kursus satu semester.
Menarik bukan? Tapi untuk kita-kita yang dari luar ini harus melalui seleksi karena level 1 tertutup buat kita. Kesempatan diberikan kepada kita mulai dari level 2 dan seterusnya melalui tes. Tahun 2010 ketika baru datang saya langsung mendaftar dan nekad ikut tes untuk masuk level 2. Alhasil saya gugur, wehehe... itu tidak aneh. Kalau lolos barulah itu yang aneh.
Setelah belajar dengan teman-teman, semester berikutnya saya ikut tes lagi dan kali ke dua ini berhasil masuk. Demikian pula dengan semester berikutnya, saya lanjutkan ke level 3 dengan hasil tes level 2 yang sudah saya lalui. Setelah lulus level 3, dapatlah sudah prasyarat untuk mendaftar kuliah yang berbahasa Norwegia, maka saya mendaftar kuliah pedagogi untuk calon guru. Sedangkan level 4 saya ambil karena senang aja, bukan untuk persyaratan apa-apa. Ternyata saya tak terlalu 'malang' juga ya :) tapi saya tetap arek Malang lho.
Jalur non-universitas
Anda boleh belajar di mana saja sesuka Anda, asalkan lulus dari Bergentest maka Anda memenuhi syarat bahasa untuk melanjutkan studi. Inilah alasan ke dua saya lebih memilih jalur universitas. Dengar dari teman-teman, Bergentest sangaaaaat susah ditaklukan. Tapi ya inilah rencana yang akan saya tempuh jika tidak mendapatkan kesempatan di NTNU.
Saya mulai belajar dengan teman-teman sendiri, belajar lewat internet, lalu bergabung dengan berbagai kelompok percakapan di beberapa tempat. Misalnya di perpustakaan kota dan KIA. Mereka menyebut acara ini adalah språkkafe yang artinya kafe bahasa. Secangkir kopi atau teh dan makanan ringan dihidangkan untuk menemani kita ngobrol selama sejam. Så koselig!
Setelah saya merasa perlu mendalami masalah gramatika, pergilah saya mendaftar di EVO dan menjalani tes penempatan. Kalau hasilnya lumayan, saya tidak perlu memulai dari kelas yang paling dasar. Itu akan menghemat waktu dan biaya karena perhitungan biaya kursus dihitung berdasarkan jumlah jam belajar. Konselor yang memeriksa hasil tes menempatkan saya di level menengah atau yang kira-kira setara dengan level 2 di universitas.
Selain EVO, ada juga alternatif belajar di Folkeuniversitet. Keduanya sama baik, saya tidak bisa menuliskan perbandingan dengan lebih detil karena tidak pernah berada di keduanya. Bahkan di EVO pun saya tidak sempat masuk kelas karena tepat hari kursus dimulai, saya mendapatkan penawaran dari NTNU. Tentu saja saya langsung pindah, lha wong memang itu yang ditunggu-tunggu. Mungkin saya kurang sabar menunggu di waiting list (bagi yang lulus tes dengan nilai lebih rendah).
Tempat kursus seperti EVO, Folkeuniversitet atau yang lainnya memberikan pelajaran berjenjang dan ujian resmi yaitu Norsk Prøve 2, Norsk Prøve 3 dan Test i norsk - på høyere nivå (Bergentest). Jadwal dan biaya tes bisa dilihat di halaman ini.
Selamat belajar teman-teman, semoga bisa segera menikmati snakker sammen på norsk. Eller trøndersk ;)
Jalur pertama: kursus di universitas sampai dengan lulus level 3.
Jalur ke dua: belajar di mana saja asalkan bisa lulus dari Bergentest (semacam TOEFL untuk Bahasa Norwegia)
Berikut ini adalah sekilas perbedaannya. Saya bilang sekilas karena tidak semua detilnya saya tahu. Ini juga hasil mengumpulkan informasi dari sana-sini dan hanya Trondheim pula.
Jalur Universitas
Yang dimaksudkan universitas di sini adalah universitas negeri. Di Trondheim, yang menyelenggarakan kursus bahasa seperti ini adalah NTNU. Jadwal kursus diadakan persis sama dengan jadwal kuliah mahasiswa. Tujuan utama mereka menyelenggarakan kursus ini adalah untuk memperlengkapi para karyawan, misalnya para pengajar asing yang akan mengajar di tingkat S1 sebab kuliah S1 diadakan dalam bahasa pengantar Norwegia.
Selain untuk para karyawan, universitas juga menyediakan tempat untuk mahasiswa asing jika berminat. Tentu saja ini tidak wajib, tapi sayang untuk dilewatkan. Selain itu juga, diberikan kesempatan kepada yang lain di luar universitas. Contohnya ya saya ini. Karyawan bukan, mahasiswa juga bukan. Saya mau kursus di situ soalnya lebih murah daripada sekolah lain, itu alasan pertama hehe. Tidak ada biaya kursus, cukup dengan membayar semester fee sebesar 450 NOK saja kita bisa kursus satu semester.
Menarik bukan? Tapi untuk kita-kita yang dari luar ini harus melalui seleksi karena level 1 tertutup buat kita. Kesempatan diberikan kepada kita mulai dari level 2 dan seterusnya melalui tes. Tahun 2010 ketika baru datang saya langsung mendaftar dan nekad ikut tes untuk masuk level 2. Alhasil saya gugur, wehehe... itu tidak aneh. Kalau lolos barulah itu yang aneh.
Setelah belajar dengan teman-teman, semester berikutnya saya ikut tes lagi dan kali ke dua ini berhasil masuk. Demikian pula dengan semester berikutnya, saya lanjutkan ke level 3 dengan hasil tes level 2 yang sudah saya lalui. Setelah lulus level 3, dapatlah sudah prasyarat untuk mendaftar kuliah yang berbahasa Norwegia, maka saya mendaftar kuliah pedagogi untuk calon guru. Sedangkan level 4 saya ambil karena senang aja, bukan untuk persyaratan apa-apa. Ternyata saya tak terlalu 'malang' juga ya :) tapi saya tetap arek Malang lho.
Jalur non-universitas
Anda boleh belajar di mana saja sesuka Anda, asalkan lulus dari Bergentest maka Anda memenuhi syarat bahasa untuk melanjutkan studi. Inilah alasan ke dua saya lebih memilih jalur universitas. Dengar dari teman-teman, Bergentest sangaaaaat susah ditaklukan. Tapi ya inilah rencana yang akan saya tempuh jika tidak mendapatkan kesempatan di NTNU.
Saya mulai belajar dengan teman-teman sendiri, belajar lewat internet, lalu bergabung dengan berbagai kelompok percakapan di beberapa tempat. Misalnya di perpustakaan kota dan KIA. Mereka menyebut acara ini adalah språkkafe yang artinya kafe bahasa. Secangkir kopi atau teh dan makanan ringan dihidangkan untuk menemani kita ngobrol selama sejam. Så koselig!
Setelah saya merasa perlu mendalami masalah gramatika, pergilah saya mendaftar di EVO dan menjalani tes penempatan. Kalau hasilnya lumayan, saya tidak perlu memulai dari kelas yang paling dasar. Itu akan menghemat waktu dan biaya karena perhitungan biaya kursus dihitung berdasarkan jumlah jam belajar. Konselor yang memeriksa hasil tes menempatkan saya di level menengah atau yang kira-kira setara dengan level 2 di universitas.
Selain EVO, ada juga alternatif belajar di Folkeuniversitet. Keduanya sama baik, saya tidak bisa menuliskan perbandingan dengan lebih detil karena tidak pernah berada di keduanya. Bahkan di EVO pun saya tidak sempat masuk kelas karena tepat hari kursus dimulai, saya mendapatkan penawaran dari NTNU. Tentu saja saya langsung pindah, lha wong memang itu yang ditunggu-tunggu. Mungkin saya kurang sabar menunggu di waiting list (bagi yang lulus tes dengan nilai lebih rendah).
Tempat kursus seperti EVO, Folkeuniversitet atau yang lainnya memberikan pelajaran berjenjang dan ujian resmi yaitu Norsk Prøve 2, Norsk Prøve 3 dan Test i norsk - på høyere nivå (Bergentest). Jadwal dan biaya tes bisa dilihat di halaman ini.
Selamat belajar teman-teman, semoga bisa segera menikmati snakker sammen på norsk. Eller trøndersk ;)
Sekarang sudah semester berapa kuliahnya?
ReplyDeleteSemester tengah-tengah pak :)
Deletemengesankan jg cerita seputar 'norwegia' . btw saya jg suka belajar bhs norweg.. soalnya agak mirip bhs. belanda :)
ReplyDeleteSenangnya belajar bahasa Norwegia
ReplyDelete