09 August 2012

Merry kena apes

Pagi-pagi, di jam pelajaran pertama matematika, Merry kena apes.

G: Kenapa kamu mengerjakan PR cuma segini? Nomor 5 sampai 10 tidak dikerjakan.
M: Enggak bisa Bu.
G: Apa? Jadi kamu cuma mengerjakan yang gampang, terus yang sulit boleh nggak dikerjakan? Itu namanya malas. Justru kalo kamu nggak bisa itu harus berusaha supaya bisa, bukannya berhenti!
M: Tapi Bu...

G: Nggak ada tapi-tapian! Mulai sekarang yang mengerjakan PR kurang dari separuh seperti ini, saya anggap tidak mengerjakan PR. Sekarang kamu keluar, berdiri di depan pintu sama Joko dan Adi.
M: Lho Bu, keluar?
G: Iya keluar! Tunggu apa lagi?

Dengan sedih Merry keluar dari kelas. Aih... masak sih udah ngerjain 4 soal dibilang belum ngerjain? Dibilang belum usaha? Padahal udah usaha semaleman, kertas hitungannya aja sampai memenuhi sekeranjang sampah. Uuuuh, masa disamakan sama dua anak ini? Jadi jengkel deh melihat Joko dan Adi cengar-cengir.

"Yes, Merry dikeluarin!" Bisik Adi mengejek.
"Kamu juga." balas Merry.
"Yee.. kamu juga!" Adi membalas kembali.
"Kamu itu yang nggak ngerjain PR. Aku ngerjain kok." Merry membela diri.
"Tapi kan cuma sedikit, berarti kamu nggak ngerjain!" Joko ikut-ikutan.
"Aku ngerjain! Aku udah usaha!" sahut Merry tambah jengkel.
"Hahaha, usaha kok nggak bisa? Berarti kamu bodoh." Ejekan Joko menyulut amarah Merry.
"Daripada kamu, malas."
............

Oi... bisa Anda teruskan sendiri olok-olokan antara Merry vs Joko-Adi.

No comments:

Post a Comment